Minggu, 31 Mei 2026

Dokumen Foto Halal Bihalal 2026



Sidoarjo, jurnalabadi57.blogspot.com - warga RT.18 Desa Sugihwaras Kecamatan Candi Sidiarjo menggela acara Halal Bihalal pada hari  Sabtu (04/0426) Bertempat di Balai RT.18 Sugihwaras.

Ketua RT.18 Bapak Teguh Eko Yuwonodalam sambutanya menyampaikan, momentum Ini adalah waktu yang tepat untuk *mempererat tali silaturahmi, merapatkan barisan, dan meningkatkan kerukunan antar warga.
  1. Melalui kesempatan yang baik ini, saya pribadi dan atas nama keluarga mengucapkan *mohon maaf lahir dan batin* atas segala khilaf dan salah, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.










Melalui kesempatan yang baik ini, saya pribadi dan atas nama keluarga mengucapkan *mohon maaf lahir dan batin* atas segala khilaf dan salah, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

Semoga dengan saling memaafkan, lingkungan RT 18 yang kita cintai ini semakin *rukun, aman, dan nyaman untuk ditinggali bersama.* Mari kita jaga kebersamaan ini dengan sebaik-baiknya.Tuturnya.

Acara hala bihalal juga diisi acara siraman Rihani oleh Ustaf Vhoirul Anam dengan mengambil Tema "Makna Halal Bihalal'.

(@.prm)






Acara Halal Bihalal di hadiri Staf RT.18 beserta seluruh Keluarga RT.18.



Idul Adha di Masjid Baitul Muttaqim, Ingatkan Qurban Bukan Ajang Flexing, Sembelih Sifat Hewani di Era Digital

 



Sidoarjo, jurnalanadi57.blogspot.com  –Untuk Menghidupkan Sunnah Nabi Ibrahim AS dan  Nabi Muhammad SAW jamaah  Masjid Baitul Muttaqin

Menggelar Sholat Idul Adha di Masjid Baitul Muttaqin  dengan mengundang Khatib Shalat Idul Adha 1447 H  Selasa (27/05/2026) di Masjid Baitul Muttaqin Ustadz Tabroni S. Hi S.Pd  dan bertindak sebagai Billal ustaf Kamim.




Dalam kutbahnya ustada Tobrani  mengajak jamaah untuk meluruskan kembali niat berqurban di tengah maraknya tren pamer di media sosial, selain itu juga menegaskan bahwa hakikat qurban bukan terletak pada besarnya hewan atau mahalnya harga, melainkan pada ketakwaan dan keikhlasan hati.


“Setiap tahun kita menyembelih hewan qurban. Namun mari renungkan, apakah ibadah kita masih memuat ruh yang sesungguhnya? Ataukah qurban telah bergeser menjadi sekadar rutinitas tahunan, atau bahkan ajang adu gengsi sosial?” ujar beliau di hadapan ribuan jamaah.






*Mengutip QS. Al-Hajj ayat 37, khatib mengingatkan bahwa daging dan darah hewan qurban tidak akan sampai kepada Allah. “Yang sampai kepada Allah adalah ketakwaan dari kita. Allah tidak menilai seberapa besar ukuran sapi atau seberapa mahal harga kambing. Allah menilai keimanan dan keikhlasan di dalam hati,” tegasnya.


Lebih Ustadz  Ustadz Tabroni menyoroti penyakit riya’ dan flexing yang kini menggerogoti ibadah di era digital. “Sangat mudah bagi seseorang memotret hewan kurbannya, mengunggah ke medsos, lalu membandingkannya dengan milik orang lain demi pujian. Ketika fokus kita bergeser pada jumlah like dan komentar, maka pada saat itulah hakikat qurban kita gugur,” pesannya.




Menurutnya, menyembelih hewan qurban adalah simbol untuk menyembelih sifat-sifat hewaniyah dalam diri manusia. Karena itu, ia mengajak jamaah melakukan 3 hal di momen Idul Adha ini:


*1. Menyembelih sifat serakah dan tamak*, agar tidak menghalalkan segala cara dalam mencari rezeki.

*2. Menyembelih sifat sombong*, agar tidak merasa lebih mulia karena pangkat atau harta.

*3. Menyembelih sifat kikir dan individualis*, agar peduli pada tetangga dan saudara yang kekurangan."Tuturnya.


“Tantangan terbesar manusia modern bukan lagi berhala batu, melainkan berhala bernama pujian manusia yang difasilitasi medsos. Allah tidak peduli jumlah likes kita. Qurban yang sejatinya mendekatkan diri kepada Allah justru berubah jadi ajang meninggikan diri di hadapan manusia,” lanjut Ustadz [Nama Khatib].


Tabroni berpesan agar jamaah meluruskan niat. “Jika berkurban di masjid, sembelih rasa sombong saat hewan kita ditonton orang. Jika berkurban sembelih keinginan flexing, Gantilah dengan keikhlasan, mengharap ridha Allah semata,” pungkasnya.


Shalat Idul Adha di Masjid Baitul Muttaqin  berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar ratusan  jamaah. Usai shalat, panitia langsung melaksanakan penyembelihan  5 ekor sapi dan 7 ekor kambing, dan daging qurban disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya."Pungkasnya.


(@.prm)

Idul Adha 1447 H, Masjid Baitul Muttaqin Sembelih 5 Ekor Sapi dan 7 Ekor Kambing,

 




Sidoarjo, jurnalabadi57.blogspot.com  - Semarak Idul Adha 1447 H,  Masjid Baitul Muttaqin,  Panitia melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 5 ekor sapi dan 7 ekor kambing pada  Rabu (27/5/2026). Bertempat di samping lapangan Volly RT.18 Desa Sugihwaras Kecamatan candi Kabupaten Sidoarjo.

Ketua Panitia Qurban,  Umar Farauk, mengatakan penyembelihan dimulai pukul 07.30 WIB usai sholat Idul Adha. “Alhamdulillah tahun ini amanah dari para pekurban bertambah. Total ada 5 ekor  sapi dan 7 ekor kambing yang kita sembelih,” ujarnya.





Proses penyembelihan melibatkan 2 orang jagal profesional dibantu Penitia dan warga dan  bapak nbapak  yang bertugas menguliti, dan ibu ibu yang bertugas  mencacah, menimbang, hingga mengemas daging. Untuk menjaga ketertiban, panitia menerapkan sistem kupon bagi warga penerima.


Dari 5 sapi dan 7 kambing, panitia berhasil mengemas sekitar 715  paket daging. Setiap paket berisi 1, kg daging sapi/kambing,  Paket tersebut dibagikan kepada kepala keluarga warga sekitar, dhuafa, Panti asuhan dan jamaah masjid. Baitul Muttaqin.





Daging langsung dipacking dan dibagikan hari itu juga agar masih segar,” tambahnya.

Umar Farauk selaku Ketu Panitia qurban menyampaikan,  terima kasih kepada seluruh pekurban yang telah mempercayakan hewan qurbannya. “Semoga menjadi amal sholeh dan membawa berkah untuk kita semua. Mohon maaf bila ada kekurangan dalam pelaksanaan,” Pungkasnya.


(@.prm).

Sabtu, 09 Mei 2026

RAPAT KOORDINASI PANITIA QURBAN MASJID BAITUL MUTTAQIN

 



SIDOARJO, jurnalabadi57.blogspot.com -  Dalam rangka pelaksanaan qurban tahun 2026, Panitia Qurban melaksanakan kordinasi tentang pelaksanaan qurban bertempat di Masjid Baitjl.Muttakin Sabtu (09/05/2026), Panitia Qurban telah  mendapatkan amanah dari peserta qurban sebanyak  4 ekor sapi, adapun keempat ekor sapi tersebut dibeli dari Pulao madura.

Hasil dari empat ekor sapi dengan harga 3 ekor pertama*: Harga 19 juta/ekor sedangkan 1 ekor dengan harga 20 juta. Jadi keempat sapi total harga Rp. 77.000.000.



Kesimpulan: 4 sapi sudah aman, gemuk, harga masuk anggaran.




"RENCANA BAGI DAGING KURBAN*

Dalam pelaksanaan qurban kali ini, sebagai penanggung jawab: Pembagian Daging : *Pak Samsul*, dibantu *Pak Yadi, Pak Kaswati, Karang Taruna, dan Linmas*.

*PredIksi Hitungan 4 ekor Daging Sapi*

*1 sapi ≈ 100 kg daging bersih

*4 sapi x 100 kg = *400 kg total daging*

*Peserta kurban: 28 orang x 4 kg = *112 kg*

*Sisa untuk warga: 400 - 112 = *288 kg*

Warga ±100 KK → *Insyaallah tetap dapat 1 kg/KK* seperti tahun lalu.



Sebagai bentuk tanggung jawab, panitia qurban tetap berusaha sebaik mungkin dalam menjalankan amanah dari peserta qurban, mulai dari pemilihan hewan, penyembelihan sesuai syariat, hingga pendistribusian daging secara tepat sasaran, Jika ada kekurangan, itu semata karena keterbatasan kami sebagai manusia. Semoga Allah menerima ibadah qurban kita semua. Aamiin.”_


(@.prm).

Berkomitmen Lingkungan Bersih, Warga RT.18 Serentak Lakukan Kerjabakti.

Sidoarjo, jurnalabadi57.blogspot.com -  Demi menjaga lingkungan yang selalu bersih Asri, Warga RT.18 Rw.05 Desa Sugihwaras melaksanakan kerj...